by

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan THT di Depok: Jenis-jenis Penyakit Pada Telinga

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan THT di Depok merupakan dokter yang memiliki keahlian khusus dalam menangani berbagai masalah pada organ telinga, hidung dan tenggorokan. Salah satu organ yang cukup sering bermasalah adalah telinga. Telinga merupakan organ yang dapat menunjang komunikasi dalam mendengar suara, dan menjadi keseimbangan tubuh manusia. Bila telinga terganggu maka fungsi tubuh akan terganggu pula. Telinga memiliki jaringan yang sangat kecil dan memiliki struktur rawan untuk saling bekerjasama dalam mendukung proses pendengaran.

Telinga terdiri atas 3 bagian yaitu telinga bagian luar, tengah dan dalam. Telinga luar merupakan kanal untuk pendengaran eksternal yang memiliki tulang rawan elastis. Bagian dari daun telinga yaitu lobule, heliks, tragus, spiral, antitragus, crura antiheliks, fosa skafoid dan fosa segitiga. Liang telinga memiliki tulang rawan dan juga tulang temporal. Telinga tengah memiliki fungsi dalam mengantarkan suara yang telah masuk dan dikumpulkan pada auricula lalu mengantarkannya menuju telinga bagian dalam. Telinga bagian ini memiliki rongga membran timpani yang memanjang hingga jendela oval. Hal yang perlu diwaspadai adalah bagian horizontal yang terdapat pada saraf wajah yang melintasi rongga timpani, bila mengalami kelumpuhan pada saraf maupun otot wajah maka akan membuat ketajaman dalam mendengar maupun kerusakan pada telinga dalam dapat terjadi.

Berikut adalah jenis penyakit yang dapat menyerang telinga diantaranya:

  • Infeksi telinga yang disebabkan kuman maupun virus pada bagian telinga secara keseluruhan, infeksi ini biasanya terjadi jika tidak membersihkan telinga dengan baik. Infeksi dapat terjadi pada anak-anak karena tidak memiliki struktur anatomi yang lengkap dan biasanya memiliki rongga pada balik gendang telinga yang terisi cairan.
  • Kanker telinga biasanya menyerang bagian luar telinga, kanker ini ditandai dengan adanya luka koreng pada luar maupun tepi telinga, biasanya mengakibatkan gangguan pendengaran serta cairan pada liang telinga, dapat juga mengakibatkan kelumpuhan pada bagian wajah pada sisi telinga yang mengalami kanker.

Tuli konduksi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan pecahnya membran timpani, penyumbatan pada saluran telinga, pengapuran yang terjadi pada tulang pendengaran maupun kerusakan saraf hingga kakunya hubungan stape pada oval. Tuli kondusif merupakan kondisi gangguan pada pendengaran yang terjadi karena gangguan pada pengantar getaran suara. Untuk mengatasi gangguan ini maka segera bersihkan telinga dari kotoran dan gunakan cairan khusus untuk membersihkannya. Tinnitus merupakan penyakit telinga yang merasakan suara dengung, desis maupun deru dan biasanya terjadi pada salah satu bagian telinga. Dapat terjadi dalam waktu singkat maupun waktu lama, jika berlangsung lama maka dapat segera mengunjungi dokter.

Berikut adalah kebiasaan yang dapat mengganggu pendengaran:

  • Terpapar suara keras untuk waktu yang lama, biasanya jika menggunakan headphone dengan tingkat suara tinggi.
  • Kebiasaan merokok dapat mengganggu telinga dalam meneruskan getaran suara dan jika terus terpapar maka akan memiliki kemungkinan dua kali mengalami kehilangan pendengaran.
  • Membersihkan telinga dengan cara yang salah akan membuat komponen penting dalam telinga menjadi rusak.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan THT di Depok melakukan diagnosis gangguan pendengaran melakukan pemeriksaan telinga dengan cara melihat kotoran, terjadi infeksi maupun kerusakan pada bagian gendang telinga. Uji Garpu Tala merupakan cara dalam melihat bagian telinga yang mengalami kerusakan dan uji audiometri nada murni menggunakan mesin yang dapat menghasilkan suara yang didengarkan melalui headphone dan membuat penderita menekan tombol jika mendengar suara yang dihasilkan.

News Feed